Sebotol minyak wijen dan biji wijen.
Inspirasi Dapur

4 Alasan Menggunakan Minyak Wijen untuk Memasak


Minyak, salah satu unsur terpenting dalam dunia memasak. Dari gorengan, panggangan, bahkan salad membutuhkan kehadiran minyak. Biasanya orang Indonesia mengenal tiga jenis minyak goreng – kelapa, minyak sawit, dan zaitun, untuk penggunaan sehari-hari di rumah. Tapi bagaimana dengan minyak wijen? Sudahkah Anda mengenalnya dengan baik?

Indonesia yang erat kaitannya dengan masakan Peranakan sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan bahan yang satu ini. Meskipun umumnya digunakan di negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea, China, dan Taiwan; Minyak wijen juga sering digunakan dalam masakan Asia Tenggara.

Padahal tidak perlu ragu untuk menggunakannya dalam memasak. Setidaknya ada empat alasan penting mengapa Anda harus segera mencobanya. Dengarkan apa saja Ayolah!

1. Fleksibel untuk digunakan dalam berbagai hidangan

Wajan sedang digunakan untuk memasak.
Minyak wijen juga sering dicampur dalam proses memasak. (Foto: Shutterstock)

Seperti minyak zaitun, ternyata minyak wijen juga bisa langsung digunakan tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Semua orang menyukai aroma yang berbau seperti gandum dan rasanya seperti kacang. Yang jelas, minyak ini bisa digunakan untuk menggoreng hingga memanggang. Hal ini dikarenakan titik didih yang cukup tinggi atau sekitar 175C.

Beberapa aplikasi minyak wijen yang terkenal adalah dalam salad yang diresapi Asia, dan saus celup tradisional juga dapat ditingkatkan dengan minyak ini. Minyak ini juga bisa digunakan dalam berbagai masakan nasi bahkan pasta. Banyak sekali kreativitas yang bisa kamu eksplorasi dengan bahan yang satu ini!

2. Minyak wijen dikenal tahan lama

Selama disimpan dengan benar, itu bisa bertahan selama berbulan-bulan. Bagi yang sering menggunakannya, cukup menyimpannya di tempat yang gelap dan sejuk – seperti lemari dapur misalnya.

Namun jika hanya digunakan sesekali, maka simpanlah di lemari es. Warnanya akan berubah, tapi rasanya akan tetap sama. Jadi, jangan khawatir menggunakan minyak wijen yang sudah disimpan beberapa lama di lemari es, Iya!

3. Penggunaan yang tepat akan menghasilkan rasa yang maksimal

Minyak wijen dioleskan ke wonton.
Minyak wijen juga bisa ditambahkan ke hidangan siap pakai untuk menambah rasa. (Foto: Shutterstock)

Minyak yang berasal dari wijen yang tidak digongseng (minyak wijen yang tidak disangrai atau murni/minyak wijen biasa) memiliki rasa yang lebih ringan daripada yang dipanggang. Saat dipanggang (minyak wijen panggang) maka warnanya menjadi lebih gelap dan memiliki aroma yang lebih kuat. Tapi kekurangan minyak wijen panggang memiliki titik didih yang lebih rendah dan cenderung terbakar.

Jadi minyak wijen murni lebih cocok untuk memasak, bahkan pada suhu tinggi. Sedangkan minyak wijen yang telah disangrai sebelumnya dapat digunakan sebagai pembalut atau saus. Beberapa tetes untuk menambah aroma masakan juga akan membuat nafsu makan Anda meningkat!

4. Baik untuk kesehatan

Tidak hanya sebagai bahan tambahan dalam masakan sehari-hari, minyak wijen juga sering digunakan dalam dunia medis atau kosmetik. Di antara berbagai manfaatnya adalah memiliki sifat anti-inflamasi, baik untuk jantung, membantu mengatur gula darah dan juga membantu mengobati radang sendi. Selain itu, minyak wijen juga dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet dan mengobati luka bakar.

Bahkan ada penelitian lain yang mengungkapkan bahwa meneteskan minyak wijen di dahi sebelum tidur bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak. Selain itu, minyak wijen juga digunakan sebagai minyak pijat pada tubuh dan dipercaya dapat mengurangi rasa sakit pada tubuh. Banyak dari efek kesehatan ini telah diuji secara ilmiah, selain kaya akan vitamin dan mineral.

Ternyata dunia minyak wijen begitu berwarna kan? Bagi yang belum pernah mencobanya tentu akan menarik untuk memperkaya khasanah dalam dunia memasak. Jadi pastikan untuk mencoba resep dari Cook What’s Today ini, Iya. Selamat memasak!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *