Bobobox Blog
Kuliner

Hati-Hati, Ini 5 Efek Makan Garam Berlebihan!


Efek mengonsumsi garam secara berlebihan berikut ini seringkali dianggap remeh oleh banyak orang. Garam memang menjadi salah satu bumbu masak yang sangat sering digunakan dalam masakan, termasuk kelezatan kuliner Indonesia. Tidak ada rasa memasak yang lengkap tanpa menggunakan garam. Apakah konsumsi garam berbahaya? Tentunya konsumsi garam tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.

Padahal, garam mengandung natrium dan klorida yang memiliki peran penting bagi kesehatan manusia. Sodium dapat menjaga fungsi tubuh dan keseimbangan cairan dalam tubuh, membantu kerja saraf dan otot, serta mengontrol tekanan dan volume darah. Di sisi lain, klorida memiliki kemampuan untuk membantu tubuh mencerna setiap makanan yang dikonsumsi. Namun, hal tersebut tidak dengan dasar bahwa konsumsi garam banyak berdampak pada perbaikan kondisi kesehatan.

Sebaliknya, konsumsi garam berlebihan berdampak pada kesehatan jika tidak mengatur jumlah asupan harian. Lantas apa alasan garam disukai banyak orang? Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa otak sebenarnya merespons natrium dalam garam yang sama dengan nikotin. Inilah yang membuat banyak orang sulit berhenti menikmati makanan asin atau gurih karena dapat menimbulkan efek ketagihan.


Baca juga: Tak Cuma Menyegarkan, Inilah Manfaat Kelapa Untuk Kesehatan Tubuh!


Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mulai membatasi konsumsi garam per hari dan mengendalikan kecanduan Anda terhadap makanan asin dan camilan. Di balik khasiatnya yang baik untuk kesehatan, garam juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut ini adalah 5 efek konsumsi garam berlebihan bagi kesehatan.

1. Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan: Resiko Penyakit Jantung

Dampak pertama dari mengonsumsi garam secara berlebihan adalah meningkatkan risiko penyakit jantung. Seperti yang Anda ketahui, salah satu penyebab serangan jantung berkaitan erat dengan kondisi tekanan darah. Ketika seseorang mengonsumsi garam berlebih, hal ini akan meningkatkan tekanan darah orang tersebut, terutama yang memiliki kondisi kesehatan hipertensi.

Fakta lainnya adalah bahwa bagi sebagian orang yang mengonsumsi natrium dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan retensi cairan (edema) dan peningkatan tekanan darah yang cepat. Kondisi ini menandakan ia memiliki kepekaan yang tinggi saat mengonsumsi garam. Kebiasaan mengonsumsi garam berlebih dibiarkan akan meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.


Baca juga: Suka Pisang? Ternyata inilah manfaat pisang untuk kesehatan tubuh Anda


Ketiga penyakit serius tersebut merupakan beberapa contoh dampak konsumsi garam secara berlebihan. Serangan jantung bisa terjadi setelah mengonsumsi garam tinggi karena setiap kali tekanan darah naik, jantung harus bekerja lebih keras. Peningkatan kerja jantung ini kemudian dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan otot jantung itu sendiri.

2. Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan: Demensia Vaskular

Dampak selanjutnya dari mengonsumsi garam secara berlebihan adalah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang disebut demensia vaskular. Seperti yang Anda ketahui, demensia adalah suatu kondisi di mana terjadi penurunan fungsi otak yang memengaruhi daya ingat, cara berpikir, bahasa, penilaian, dan perilaku. Dampak mengonsumsi garam berlebihan berupa demensia vaskuler terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah di otak.

3. Dampak Konsumsi Garam Berlebihan: Massa Tulang Menipis

Dampak selanjutnya dari mengonsumsi garam secara berlebihan adalah kondisi massa tulang yang menipis. penipisan massa otot ini terjadi karena tingginya kadar kalsium yang dikeluarkan melalui urin. Selain itu, beberapa penelitian juga menemukan bahwa garam meja ternyata bisa menyebabkan tulang kehilangan kalsium. Dampak mengonsumsi garam secara berlebihan kemudian membuat tulang semakin lemah dan dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis.

4. Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan: Gangguan Fungsi Ginjal

Anda tidak boleh meremehkan dampak dari mengonsumsi garam berlebihan ini. Ginjal merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga metabolisme tubuh agar tetap dalam kondisi yang baik. Di sisi lain, garam juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Dengan mengonsumsi garam, garam dapat memberi sinyal pada ginjal kapan harus menahan air dan kapan harus mengeluarkan air.

Ini tidak menjadi masalah sampai Anda mengonsumsi terlalu banyak garam. Dampak dari konsumsi garam yang berlebihan tersebut kemudian dapat mengganggu fungsi tersebut sehingga ginjal akan lebih banyak menyerap air (retensi). Kondisi ini menyebabkan volume darah meningkat.

5. Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan: Kanker Perut

Dampak terakhir dari konsumsi garam yang berlebihan adalah dapat menyebabkan penyakit yang sangat serius yang disebut kanker perut. Mungkin dari berbagai jenis kanker, kanker perut merupakan salah satu jenis kanker yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Berdasarkan studi tahun 1996 yang diterbitkan di Jurnal Internasional Epidemiologi Ditemukan bahwa kematian akibat kanker perut pada pria dan wanita terkait erat dengan konsumsi garam yang berlebihan.

Selain kanker perut, dampak mengonsumsi garam secara berlebihan juga kerap dikaitkan dengan penyakit perut lainnya seperti maag. Dikutip melalui laman livestrong.com hal ini bisa terjadi karena garam dapat berdampak buruk pada lapisan mukosa lambung sehingga menyebabkan jaringan lambung menjadi tidak normal dan tidak sehat.

Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan

Dampak Mengkonsumsi Garam Berlebihan: Cara Mengurangi Asupan Garam

Agar Anda bisa terhindar dari efek mengonsumsi garam berlebihan di atas, menjalani pola hidup sehat menjadi solusi terbaik yang bisa Anda lakukan. Tak hanya makanan, konsumsi natrium juga bisa ditemukan pada beberapa jenis minuman seperti minuman pengganti ion tubuh. Oleh karena itu sangatlah penting bagi kita semua untuk mulai memilih pilihan makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan juga mempertimbangkan jumlah garamnya.


Baca juga: Tak hanya mengenyangkan, berikut adalah manfaat kentang bagi kesehatan


Dengan menerapkan pola hidup sehat melalui pengurangan konsumsi makanan olahan dan minuman kaya natrium dapat membantu keseimbangan kadar mineral dalam tubuh. Jangan lupa juga untuk menemani dengan mengonsumsi buah dan sayuran segar secukupnya. Selain garam, Anda juga bisa mulai beralih menggunakan bumbu dapur lain sebagai alternatif bumbu masakan.

Untuk memperkaya masakan Anda dan sebagai pengganti garam, Anda dapat menambahkan rasa dengan memasukkan jus lemon, air jeruk nipis, tumis bawang putih, merica, jahe, lengkuas, atau bumbu lainnya. Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui seberapa banyak konsumsi garam yang diperbolehkan.

Coba Pengalaman Seru Menginap di Bobobox!

Bobobox merupakan hotel kapsul yang bisa membuat Anda bebas stres. Anda akan mendapatkan suasana yang tenang dan sunyi saat memasuki pod. Selain itu desainnya yang modern juga enak dinikmati. Ingin mencoba pengalaman yang lebih seru? Coba layanan Bobobox baru bernama Bobocabin!

Bobocabin adalah jalan keluar yang bagus dari hiruk pikuk kota. Perpaduan ketenangan alam yang dibalut dengan sentuhan teknologi membuat pengalaman menginap Anda tak terlupakan. Dengan memberikan aktivitas petualangan seru sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar, Bobocabin siap menjadi bagian dari gaya hidup baru Anda. Yuk, segera pilih dan pesan tanggal inap kamu sampai Aplikasi Bobobox!

Bobocabin oleh Bobobox Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *