Mangkuk berisi shortening.
Inspirasi Dapur

Yuk, kenali shortening dan bedakan dengan butter!


Buat sobat yang kini mulai merambah serunya dunia kue dan pastry pasti akan ketemu namanya memendekkan. Jadi, apa sebenarnya ini dan perbedaan antara mentega dan margarin?

Sebelum masuk ke sana, cobalah baik pikirkan bagaimana jika kue biasanya memiliki tekstur dan rasa yang enak. Ini kenyal, renyah, lembut, dan penuh rasa. Baik, itu berasal dari lemak dan di situlah ia berperan memendekkan serta mentega datang. Bahan-bahan ini adalah dasar dari kelezatan makanan yang dipanggang yang kami temukan banyak.

Apa hmm bedanya dengan mentega?

Semangkuk mentega putih.
Mirip margarin, shorteningnya yang unik berwarna putih. (Foto: Shutterstock)

Beda dengan mentega atau margarin biasanya memendekkan berwarna putih. Inilah mengapa sering disebut sebagai mentega putih. Saat ini bahan dasarnya berasal dari tumbuhan seperti kedelai atau minyak biji kapas (minyak biji kapas). Kemudian, lemak bisa tetap padat pada suhu kamar, berbeda dengan mentega yang biasanya lama-kelamaan akan menjadi lembek. Fakta menyenangkan, pertama memendekkan sebenarnya, sebagian besar berasal dari lemak babi (lemak babi).

Karena berasal dari tumbuhan dan mampu bertahan dalam keadaan padat maka lebih dekat dengan keluarga margarin. Berbeda dengan mentega utuh yang berasal dari susu sapi atau hewan lainnya.

Mengapa dipakai memendekkan?

Karena tidak adanya kandungan air di memendekkan, maka tidak ada uap air yang menghasilkan gluten. Jadi dengan menggunakannya untuk membuat kue, teksturnya akan lebih cocok dan lembut. Juga karena titik lelehnya lebih tinggi, jadi kue hasilnya juga akan lebih tebal. Ini berbeda dengan menggunakan mentega yang hasilnya lebih renyah tapi juga pipih.

Dari segi rasa, memang sulit bersaing dengan mentega. Itulah mengapa produk bermunculan sekarang memendekkan rasa mentega. Semacam kompensasi atas kekurangan, tetapi juga bisa menjadi solusi yang baik di tengah.

Bagaimana dari sisi kesehatan?

Balok mentega dan mentega ditempatkan di atas loyang.
Perbandingan bentuk dan warna antara shortening dan butter. (Foto: Shutterstock)

Alasan lain mengapa ia tetap padat pada suhu kamar adalah proses hidrogenasi (hidrogenasi) yang mengubah lemak tak jenuh menjadi lemak jenuh. Selain kondensasi, proses hidrogenasi juga memberikan rasa yang lebih enak, meski tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan. Terlebih lagi, karena 100% lemak, di atas mentega yang biasanya berada pada kisaran 80%.

Seperti margarin, memendekkan juga biasanya mengandung nutrisi lain seperti vitamin A, B12, E, dan K. Jadi kandungan lemak trans akibat proses hidrogenasi saja kurang memberikan kontribusi baik bagi kesehatan. Meskipun mentega tidak mengandungnya, itu masih tinggi kalori dan lemak jenuh.

Sekarang Anda tahu sedikit tentang perbedaan di antara mereka. Jadi sudah siap buat kue? Yuk, siapkan bahan dasarnya dulu! Semoga ceritanya bermanfaat!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *